18 Okt 2012

Penting - Gak Penting

"Ah gue cuma satu orang ini. Gak bakal ngaruh2 amat lah...."

Dimana kita sering ketemu kalimat itu keluar dari mulut orang? Ialah saat seluruh dunia justru berharap dia menganggap dirinya cukup penting untuk masuk hitungan.

Saat kita meminta dia untuk jangan buang sampah sembarangan, atau bahkan jangan gampang2 menjadikan segala sesuatu sebagai sampah. Saat kita meminta dia untuk menghemat Sumber Daya Alam. Saat kita mengajaknya berpartisipasi dalam aksi sosial. Sebangsa itu lah.

Mendadak dia menganggap dirinya hanyalah mahluk acak di muka bumi ini yang super nggak penting.

Dia ada. Dia tahu dia ada. Dia tahu keberadaannya menimbulkan konsekuensi dan efek. Tapi dia tidak mau dihitung. Dia berkeras menganggap DIRINYA TIDAK PENTING.

Dalam rumusnya, 1 = 0.

Padahal..... nggak akan ada SEJUTA tanpa ada SATU. 


"Tapi ini GUE loh! GUEEE!! Gila apa gue nggak dianggep??!!"

Dan dimana kira2 kamu biasa nemu kalimat yang super arogan di atas?

Adalah justru saat seluruh aturan di dunia menyatakan dia untuk nyumpel congornya pake kaos kakinya Tanti.

Saat ada kenalan menikah dan dia nggak diundang. Mendadak dia ngerasa dirinya lebih penting n lebih layak hadir ketimbang Pak Penghulu.

Saat dia minta foto bareng seleb idolanya, n respon si seleb ogah2an (mungkin lagi capek, atau lagi sakit, atau ada masalah, atau mungkiiinn Anda orang ke-28 yang minta foto bareng dia hari itu). Langsung membatin "Belagu lu! Tanpa gue lu bukan apa2!" . Langsung nge-tweet seleb A tuh sombwong sama fans. Dan langsung puter balik join hatersnya.

Saat dia nelpon/SMS/BBM orang dan gak langsung diangkat/dibalas. Langsung berimajinasi liar kalo yg dihubungin tuh lagi bermasalah sama dirinya. Langsung ngambeeekk. Dan kadang, kontak orang itu langsung didelete! Oh my Nicholas Saputra....... =.=

Apa lagi ya? Banyak banget sebenernya. Untuk yang beginian, buat dia rumusnya justru 1 = infinite. Dia yang paling penting. Harus dihitung paling pertama dan utama. Yaahh bisa2 aja sih, kalo dia Tuhan. Atau minimal sejenis Fir'aun lah.

Untuk hal2 yang justru gak pada tempatnya, orang2 ini malah menganggap dirinya CENTER OF UNIVERSE.

Passtiii banyak yang suka nemu orang2 dengan tipe di atas, yg selalu ngaco menempatkan dirinya kapan mesti ngerasa penting, dan kapan sebaliknya. Apa jangan2 yang baca ini termasuk.....?

Astaghfirullaahh...... Sadarlah hai manusia. Ingatlah, sesungguhnya musim hujan sudah dekat.


Related Posts by Categories



Widget by Hoctro | Jack Book

7 komentar:

Juminten mengatakan...

Kalau kasus yg pertama kadang jg aku dengar sebelum Pemilu/Pilkada.
Padahal 1 suara itu sangat berarti. ;P

achie mengatakan...

astagfiruloh..
saat ada kenalan menikah dan dia ga diundang --> esmosikkk baca kalimat yang ini *loh, jd curcol* :D

si kepik mengatakan...

hahaha... suka deh ama tulisan neng des :)

Juminten mengatakan...

*clingak clinguk nyari shoutbox*
udh bisa dikomen tuh mbak postinganku. ga tau knp jadi comments close. padahal ga di-close.
silahkan hapus pesan ini setelah dibaca. Hahaha... :))

ndutyke mengatakan...

mbaaaaaak.... aku copas buat di blogku boleh gaaaak? :D

de asmara mengatakan...

@Tyka:
boleh aja Tyk, asal bisa di-copas :P masalahnya gara2 kasus yg orang nyolong isi blogku itu trus kan aku protect, naahh aku kok ya gak ngerti gimana cara ilangin protect-annya, hihihi.

eh knp sih blog kamu ga bisa dikomeng? kudu sign in-sign inan. Aku jg lupa ID Wordpress-ku niihh..

nh18 mengatakan...

Saya malah kasihan De ...
kalau melihat yang seperti itu ...

kalo yang beginian saya bilangnya ... "BAJAJ"
suaranya kenceng ... asepnya banyak ... mannersnya jongkok ...

tapi ... jalannya lambat ... kagak kuat nanjak !!!

Salam saya De
Apa kabar ?

Posting Komentar