10 Feb 2010

Saat mami sakit



Hi....
Sudah pernah dengar tentang aku kan? Aku.... Kaka'. Bukan, bukan Kalum, ...KAKAAAAA'.....!!!! Inget ya panggil aku K-A-K-A....!
Mami lagi flu berat beberapa hari ini, membuat dia nggak mood nulis2 di blog. Biar Kaka' ganti'in dulu ya sementara, daripada blognya mami dicuekin lama2.

Oia, sebentar lagi kaka' ultah yang kedua, akhir bulan ini. Tolong didoain yang bagus2 yaa, kakak2 dan kakek2 sekalian.

5 Feb 2010

Kangen Multiply :'(

ini sebuah postingan panjang tentang Multiply. akan sangat membosankan. 
tidak perlu dibaca. tulisan ini khusus saya dedikasikan untukmu Multiply.... 
____________i miss u____________




Dari mana aku harus memulainya..... Dari Grogol?

Oh tidak, mungkin lebih baik aku mulai dari sebuah masa dimana Multiply tengah berjaya, di sekitar tahun 2005 sampe...... sampe Facebook dodol itu datang tanpa diundang! Aku benci! Aku benci dengan Facebook yang telah merebut posisi Multiply!! *tapi tiap hari online FB*

(Btw, eniwe, cakwe, ... kenapa juga gue ber-aku-aku? Ih, jijik aku!)

Friendster sejak awal memang cuma buat formalitas. Karena dulu orang pada punya Friendster kaya' punya KTP, so gue pun bikin pada awalnya ya Friendster. Bukan mo ngikut2, sumpah deh! Niat gue cuma satu, mencari mantan temen2 SD gue dulu di Kapuas. Tapi nampaknya mereka gak ada yang ghaolz yah, so ga satupun gue temukan. Tapi akun FS terlanjur ada, yah biarkanlah.

Setelah itu yang ngundang untuk bikin situs2 sejenis mulai berdatangan! Karena situs jejaring sosial saat itu emang udah ada banyak banget, ada yg ngundang bikin Hi5, Tag, dll, dll, gue tetap cuek. Ngerasa gak guna juga kalo tiap situs gue bikin akun.

Sampe suatu detik Upil ngajakin gue bikin Multiply. Nggak tertarik pada awalnya,tapi entah pake susuk apa si Upil, akhirnya gue terpengaruh juga buat bikin tanggal 8 Mei 2006. Bikin tok tanpa gue sentuh .................. Baru setahun kemudian gue isi2 segala macem! SE-TA-HUN-KE-MU-DI-AN!! Coba tolong dicatat ya, trus dirobek dan dibuang aja itu catatannya.

4 Feb 2010

Tidak menang bukan berarti tidak kalah

Sebuah lomba 17 Agustusan tahun 2003, di sebuah TK di daerah Pondok Indah....

"RAYHAN! Jangan pegang2 pialanya! Itu buat yang menang entaaarr...!!" seorang guru rebutan piala sama anak muridnya yang masih kelas TK nol kecil.

"Ini punya aku..!"

"Ih bukaann...!! Ini buat yang menang lomba tauuuu..!!"
 
"Ini piala akuuuuu....!!!" tarik menarik piala semakin hot.

Tiba-tiba dari kejauhan seorang guru lain lari tergopoh2 menghampiri sumber kericuhan tadi yang lebih heboh dibanding lomba 17 Agustusannya itu sendiri "DESIIIIIII....!!! Jangaannnn!! Itu punya Rayhannn!!"

"Hah?" Guru yang rebutan itu, yang ternyata bernama Desy itu, yang ternyata saya sendiri itu... huhuhu..., langsung melepas piala tadi dan dengan tampang bingung plus nggak rela memandang si Rayhan di pojokan yang misuh2 memeluk pialanya.

"Bu Herly, itu piala diambil Rayhan dari meja piala." gue langsung ngadu.

"Bukan, itu memang piala dia, Des. Orangtuanya sengaja beli'in itu piala khusus buat lomba ini. Takut dia ngerengek2 kalo nggak menang." (hah! gimana juga mo menang, ikut lombanya aja nggak mao..!) penjelasan bu Herly bikin gue malu banget di hadapan para orangtua murid dan babysitter yang tadi sempet nontonin adegan rebut2an tadi. Lagian bu Herly sih, gak kompakan dulu dari pagi2, mana gue tau kan?

30 Jan 2010

Mommy, kenapa bulan terus mengejarku?

 

Sepotong bulan di langit
Mutiara malam
Mungkinkah tergenggam
dalam tangan kecilku

Sepenggal cahaya terpendar
tersenyum menggodaku
dengan sudut sabitnya
Dalam lelah kuberlari
coba raih segala indahmu
Sesungguhnya,
inginkah kau kumiliki?

Sepotong kebingungan di hatiku
menguap terhisap tak berdaya
menjadi partikel-partikel terkecil
yang mengelilingmu
Menuntut jawabmu

Sepenggal keindahan
dari harapan terakhir
Bulan di langit…
Dekatmu jauh
Diammu berlari
Segala pengejaran ini
tak berarti

Sepotong mutiara malam
tersenyum menggodaku
“Tak mungkin kan tergenggam
dalam tangan kecilmu…”
bisiknya…

___dalam Cahaya___
26 Mei 2005

29 Jan 2010

Again-again fatwa

Maksudnya, lagi2 bahas soal fatwa :P

Sebenernya postingan kemarin rasanya sudah cukup. Tapi apa karena gaya gue nulis suka kebanyakan becanda ya jadi poin2 yang gue maksud jadi kurang tersampaikan dengan baik.

Sebelumnya, gue ingin menegaskan bahwa gue BUKAN dan insya Allah TIDAK INGIN termasuk dalam golongan orang2 yang:
1. Prejudis. --> Menghakimi sesuatu saat belum mendapat informasi yang cukup memadai. Saat gue belum begitu mengerti, gue lebih memilih diam. Dan jika hal itu menarik minat gue, maka gue bakal berusaha mencari tau lebih dalam. Setelah lebih mengerti, barulah gue bersuara.

2. Impulsif. --> Melakukan sesuatu dengan sekonyong-konyong / keinginan yang muncul tiba2. Untuk hal2 semacam beli pajangan yang lucu2, baju buat Kalum, itu memang SHERIIINGG! Tapi untuk urusan berpendapat, gue paling emoh latahan. Hanya karena lagi rame bahas itu so gue ikut2 bahas juga. Nope. Not me. Gue membahas sesuatu karena itu penting di mata gue, terlepas apakah tema itu sedang hip atau udah basi.

3.Anti total / fanatik total. --> Mo bener kalo udah anti semuanya dipandang salah, mo salah kalo udah fanatik semuanya dipandang bener. Wah, enggak deh. Buat gue, kata2 'kebenaran hanya milik Allah semata' itu ya harus bener2 dimanifestasikan. Kebenaran bisa datang dari mulut seorang ulama, atau orang biasa2 kaya gue, atau bahkan bajingan penjahat sekalipun. Tapi bukan dari mulut siapa kebenaran itu meluncur yang harus kita permasalahkan, karena tiap kebenaran yang terucap, bukan berasal dari kita melainkan dariNya.
Jadi jangan anti mengakui kebenaran meski datangnya dari orang yg kita anggap tidak capable, dan jangan takut mengakui kesilapan seseorang meski orang itu dikenal begitu dalam ilmunya. Dan mohon dengan sangat, jangan menyamakan mengkoreksi dengan tidak menghormati :)

 Okey, balik ke soal fatwa.

  • Foto Prewed

Daripada terlalu panjang ngemeng, rasanya bakal lebih enak kalo gue kasih gambar aja ya. Nah mari perhatikan gambar Bu Guru di bawah ini, anak-anak....

23 Jan 2010

Fatwa agaaiiinnn....??!


Punya utang cerita lanjutan tentang JK di sadel ojek :(  Padahal dah nggak mood nulis tentang itu lagi, tapi takut ditimpuk sama Giru.... huk huk huuukk, so gini aja deh Ru, intinya akhirnya gue menemukan jodoh gue dalam bidang perojekan. Namanya Pak Wadino, mukanya miriiiippp banget sama Jusuf Kalla. Detil ceritanya lo ngayal aja ndiri yah.... apalagi JK kan idola lo, so gue jamin fantasi lo akan lebih terpenuhi kalo lo berimajinasi sendiri, tapi jangan pervert ya, Ru? Pliiisss?

Dan atas dasar memenuhi pertanyaan lo juga, akhirnya gue nulis tema tentang fatwa yg nongol baru2 ini. Usul dari santri2 di Jatim agar MUI memfatwakan haram bagi foto pre-wed, rebonding rambut, dan profesi ojek perempuan. Yang menong gue pernah melakukan tiga2nya! *Emang bukan gue yg ngojek, tapi gue jadi penumpang ojek, sama aja kan?*

Kenapa ya ulama2 kita mau bersibuk2 mengurusi hal2 yg tidak krusial?

17 Jan 2010

Semua tentangmu

20 Januari 2006


Just wondering how high can I fly
At the moment I reached above, I realize
U are the top, beneath all else
Here, before, after, and evermore…
As I’m with you
Right by my side, by my soul
All I shall feel is peaceful
So Lord, allow me to soar
Masterpiece of universe He graced me, what could I ask for more
And I would never trade you with the whole world
Round the earth, trace the road
And still it’s you, it’s always been you….

....even your name is so inspiring.