2 Apr 2016

DOUBLE TROUBLE



Pada tau istilah Dynamic Duo kan? Well it's definitely NOT what's on my mind when it comes to deal with these kind of duos. Dynamic Duo would be like..... Batman & Robin, or Xena & Gabrielle, or...Super Gembul & Wonder Gembil....ahay! *pasang semvak di kepala eh luar celana > iket kaen sarung ke leher > lari2 bedua keliling komplek dengan tampang serius*

Lah kalo duo2 nyang enih??

Yeah, mereka emang bukan boro2 superhero, kalo emang definisi superhero adalah ngancur2in peradaban seluruh kota 'n ngorbanin banyak jiwa rakyat sipil demi bunuh sebiji musuh (eh ngomongin Batman, Superman, Ironman dan kawan2 loh yaaa ini.... Amerika, Zionist, sama sekutunya jangan baper gitu ah bacanya) maka yes duo2 ini thank God bukan superhero tipe yg itu.

Tapi mereka justru superhero dalam ranah yang lain. They entertain you without harming. Disturbing your brain much, maybe, but not destroying. Save your day through laughter...

Generasi 90an akan sangat akrab banget dengan sebagian besar mereka2 ini... Yang anak sembilanpuluhan angkat tangannyaaaa?!!! *ngacung sendiri, sumringah sendiri*



Bert & Ernie

Jaman kelas 6 SD, pulang sekolah langsung ngejogrok depan tv, mantengin channel swasta yang baru sebiji saat itu (RCTI) nayangin acara "Sesame Street". Karakternya lucu2 betdah semuanya, gak terkecuali Bert & Ernie, dua sahabat yang tinggal bareng, dan sebelum bobo, mereka suka berdebat untuk hal2 yang gak penting.







Beavis & Butthead

Suara ketawa mereka dengan nada datar yang sahut2an masih menghantui otak gue sampe saat ini. Brrr... Sebagai maskot MTV, kartun Beavis & Butthead dulu rajiiin banget nongol di sela2 acara MTV, saat channel musik satu itu masih begitu berjaya, n bisa dibilang jadi kiblat gaya hidupnya remaja-remaji gen-Y. Kalo anak2 80an disebut gen-X, maka julukan untuk anak2 90an adalah gen-Y. Y (= why) ? Mungkin karena kita adalah generasi yang mulai bawel bin kritis, semua aturan yg tadinya udah baku, ga mo dijalanin gitu aja sebelum ditanyain "Kenapa sih harus gini?" "Kenapa saya harus gitu?" Kalik ya jeeeung... kalo salah ya ikhlasin ajah (ini penjelasan panjang amatt ga ada hubungannya sama Beavis & Butthead!)

Balik ke B&B, intinya mereka ini 2 anak muda yang isi otaknya mesum melulu dengan gaya becanda'an yang sinis n kasar. Lucu buat yang udah stabil, gak rekomended buat yang masih labil.


video


video


video

video







Dumb & Dumber

Film pertama diproduksi tahun 1994, sequel-nya 20 tahun kemudian th. 2014.

Poster Dum&Dumber I



Poster Dum&Dumber II


D&D adalah sepasang sahabat yang blo'on & blo'oner : Harry (Jeff Daniels) & Lloyd (Jim Carrey). Nonton film ini bikin kita dilema, yang mana yang "cuma" Dumb dan yang mana yang even Dumber ya? Perasaan tiap yang atu udah bukti'in dirinya yang paling mentok o'onnya, saat itu lah yang atu lagi ngedobrak kementokan itu dengan kestupidan yang lebih moron lagi.

Atas segala kebodohan mereka, tentunya mereka jadi saling nyusahin n ngerugi'in satu sama lain. Tapi ya dasar gemblung, mereka berdua mah ketawa2 bego hepi aja nyikapinnya.

Seperti situasi yang paling parah di sequelnya, pas ternyata Lloyd selama 20 tahun bohongin Harry dengan pura2 jadi lumpuh (fisik & mental) dan tinggal di panti penampungan. Selama 20 tahun itu juga Harry kemakan sama kibulannya Lloyd dan selalu rajin datang jenguk seminggu sekali buat ganti popok, cebokin kotorannya Lloyd, dll. Sampe akhirnya Lloyd udah ga tahan lagi n ngakak abis2an karena prank-nya berhasil.....DI TAUN KEDUAPULUH!! Trus Harry? Bukannya marah malah ikutan ketawa ngakak guling2.

Dan akhirnya dia bales dengan ngaku sama Lloyd kalo dia sakit dan butuh donor ginjal. Lloyd akhirnya rela nge-blek pinggang nya sama dokter ilegal demi donorin ginjalnya sebiji buat Harry. Pas Lloyd mo nyerahin ember yang berisi ginjalnya, Harry ngakak abis2an karena kali ini prank-nya yang sakseuz, karena ternyata dia sehat walafiat dan ga butuh donor ginjal sama sekali! Lloyd setelah bengong sekejap, akhirnya ikutan kebahak2 dan bahkan muji prank-nya Harry. Kan gilak! Apa kabar itu pinggangnya yang telanjur sowek n organ vital yang kebuang sia2?

Asal aja jangan ketemu orang lain, karena mampus aja lah tu orang kalo udah ketemu kombinasi mereka. Eh beneran ada beberapa yang sampe mati beneran loh hasil dari "innocent" prank mereka bedua! Nasibmu lah nak...


apparently, this was Lloyd definition of being sexy








video


video



video


video





Schmidt & Jenko

Kebayang ga kalo musuh kamu yang paling nyebelin hari ini, ternyata kelak bakal jadi sahabat terbaik kamu?

Di SMA, Jenko adalah cowok atlet yang ganteng, gagah, dan populer. Sedangkan Schmidt cowok pinter tapi culun n kuper. Schmidt suka jadi bahan ledekannya Jenko n the gank. Ga nyangka di kemudian hari mereka sama2 masuk akademi polisi. Satu angkatan, n di-tes berbarengan pulak.

Jenko kuat di-tes fisik, tapi nyungslep kalo udah urusan otak. Schmidt kebalikannya. Akhirnya mereka sepakat buat gabungin kekuatan masing2 biar bisa sukses n lulus. Dari sini lah persahabatan absurd mereka terbina.

Mereka lulus dan satu tim patroli, bahkan akhirnya bareng jadi agen rahasia yang ditugasin menyamar dalam kasus2 yang ajaib.

Buat penonton yang optimis, tentu yang kebayang adalah kombinasi otot dan otak yang paripurna bikin kasus demi kasus bakal teratasi dengan epic ya? Mbahmu! Ada jugak kedogolan otak Jenko yang diperparah sama kepayahan fisik Schmidt yang bersatupadu dengan begitu kocar-kacirnya, bikin semuanya selalu serba nyaris! Nyaris sukses? Pakle'mu! Nyaris modyarr kabeh!!

Tapi kan yaaa, namanya juga pelem Hollywood, jagoannya pasti menang doong...! Kaya' apapun proses nya.

Ciri khas mereka di adegan pamungkas adalah lempar bom ke musuh, dan sebelum kelempar, salah satunya selalu ngingetin "Say something cool!". Lalu temennya nurut, lempar itu bom sambil teriak "SOMETHING COOOOLLL!!!".... yailah!

Hayoh, udah inget ini film apa? Yes, "21 Jump Street" (2012) dan sequel-nya "22 Jump Street" (2014), dengan Channing Tatum sebagai Jenko, dan Jonah Hill yang pura2nya jadi Schmidt.

Oh I ship them so bad! Duduk cantik menanti "23 Jump Street" tahun ini. Semoga!

Udah siap2 jadi badass motherfuckers pas dilantik, taunya kebagian jadi polisi yang sepeda'an!
Kan kesian...

Berhubung gak hapal2 apa aja hak2 tersangka, jadi ajah si Jenko ngemodif abis2an gitu



















Penyamaran yang amit2 banget


poster 21 Jump Street


poster 22 Jump Street




the Odd Couple

Buat gue pribadi, ini adalah mbahnya, atau master-suhunya karakter 'double trouble'. Film pertamanya diproduksi tahun 1968, dan sequelnya 30 tahun kemudian (1998).

poster The Odd Couple I

poster The Odd Couple II

Ceritanya tentang sepasang teman, Felix (Jack Lemmon) & Oscar (Walter Matthau) yang berbagi apartemen. Yang jadi sumber masalah adalah gaya n karakter mereka yang bagai langit dan kue cucur.

Felix tipe orang yg super neat, bahkan cenderung OCD (obsessive compulsive disorder) akut. Begitu rapi, tertata, bersih, higienis, & perfeksionis Sementara Oscar super slordig, jorok, berantakan, semau2nya, serampangan, berantakan, amblak2an, anyang2an, yah gitu lah... (kok jadi teringat suatu pasangan suami-istri yaaa *lirik yang bersangkutan*)

Kebayang kan kalo 2 karakter yang beda banget gitu tinggal bareng? Berbagai konflik justru jadi sumber cerita yang bikin penonton kontraksi dini kehamilan banget di film ini.

Lepas dari suksesnya karakter Felix & Oscar di "the Odd Couple", berpuluh2 tahun kemudian, kekangenan para penonton sama mereka berdua akhirnya tersalurkan sama hadirnya film "Grumpy Old Men" th. 1993 dan sequelnya "Grumpier Old Men" th. 1995.

"GOM" sebenernya sama sekali bukan sequel "tOC". Ya memang sih ini jadi ajang reuni buat Jack Lemmon & Walter Matthau, memang juga karakter dalam cerita ini suaaangat copy-paste dari karakter Felix-Oscar (hanya berbeda nama), memang juga kurang lebih plotnya senada dengan "tOC".... tapi ya ini BUKAN "tOC"! Pokok e bukan!! *idealis ra jelas*

Ada juga versi serial TVnya "tOC" th.1970-1975, dan yang terbaru serial TVnya ada lagi di-remake sejak th.2015 dan masih lanjut sampe sekarang, yang mana Oscar nya diperankan oleh Matthew Perry (yang jadi Chandler di serial Friends). Bagus sih, tapi tetap aja bukan Felix-Oscar yang "asli" nya ye gak?

Naah....kalo emang pengen banget liat sequelnya beneran, ada "the Odd Couple II" yang akhirnya diluncurin th. 1998. TIGA PULUH TAHUN SETELAH FILM PERTAMANYA, GAES!! Kerinduan para fans terpuaskan sudah setelah penantian panjang.

Sebagai aki2 umur 73 dan 78 tahun saat sequel " tOC II" diluncurkan pun, mereka sama sekali ga kehilangan karakter ngocol dan chemistry awal Felix-Oscar versi muda. Salut banget buat aktor2 ini, makin gaek makin matang.

Alhamdulillaah mereka sempat bikin sequel "tOC", karena 2 tahun setelah itu Walter Matthau (pemeran Oscar) wafat (th.2000) dan Jack Lemmon (pemeran Felix) wafat tahun berikutnya (th.2001).

And by the end of the millennium, this double trouble can finally rest in peace, leaving their fans behind with a nice closure :)

video






Chandler & Joey

Wahai generasi 90an, bersyukur dan berbanggalah kita sebagai generasi yang terpilih berada satu era dengan hadirnya serial " FRIENDS"!



FRIENDS di sampul majalah Rolling Stone


Gue ngga tau mesti mulai dari mana untuk bahas serial sempurna nan jenius yang satu ini, sumpah speechless. Buat yang ngerasa sebagai fans garis kerasnya Friends, boleh lah diadu sama gue & Gembul seberapa militannya kalian dibanding kami berdua.

Masing2 6 karakter sama kuatnya. Ga ada satu yang lebih menonjol dari yang lain. Susah buat pilih karakter favorit atau pun scene favorit. Tapi kalo urusannya udah the best couple in the gank... maka mungkin pilihan gue bukan jatuh ke pasangan in a romantic kinda way Ross-Rachel (Roschel) atau Monica-Chandler (Mondler). Bahkan juga bukan ke pasangan persahabatannya Phoebe-Joey (Phoey) atau Monica-Rachel (Monchel) atau Ross-Chandler (Rodler). I loooovvvhhe them all asf, but iiifff... I have got to choose...then it's gotta be

Chandler-Joey a.k.a. Chanoey! They're ultimately........ THE BEST!! :' )


Kasih semangat ke Ross. Tapi pas Ross udah gak liat, jempol Joey berubah jadi loser sign :))

pas mereka liat Ross & Rachel AKHIRNYA jadian

Lame-Cool handshake. LOL :))


Ngejar bayinya Ross yang kelupa'an dibawa turun, karena ketinggalan dompet di bus udah terlalu mainstream


so touchy :'/


Mereka bukan hanya gambaran Double Trouble, tapi juga a perfect bromance. Saling sayang banget satu sama lain, rela lakuin apapun demi sahabatnya, punya selera n pemikiran yang sama nyaris dalam segala hal, dan selalu saling bikin kacau situasi kalo udah kumpul berdua.

Simbol kebersamaan mereka yang paling monumental ada 3. Pertama, 2 buah sofa tempat mereka berdua bermalas2an bareng sambil nonton cewek2 berbikini keleleran di film Baywatch. Kedua, the chick and the duck yang mereka pelihara dari piyik sampe gede. Ketiga, meja foosball yang mereka beli patungan, dan mereka perebutkan saat sempat pisah apartemen, trus akhirnya terpaksa dibongkar dengan sangat mengharukan gara2 the chick yang terjebak di dalamnya.

Yang gue sesalkan, atau mungkin tepatnya masih gue (beserta seluruh Friends Fanatic around the globe) nantikan hingga saat ini adalah reuni mereka dalam bentuk film yang masih juga belum terwujud. Bukan cuma secomot interview singkat gak jelas di tribute-nya pak sutradara tempo hari ya. Cis bukan!

Yang kita harapkan ya tentunya berbentuk film layar lebar, atau film pendek, atau cukuplah 1 episod, tentang update kehidupan genk Friends saat ini.

Tentang gimana keluarga Ross-Rachel dengan anak mereka Emma yang dulunya bayi n sekarang pastinya udah remaja. Tentang gimana keluarga Chandler-Monica dengan anak adopsi mereka yang kembar. Tentang gimana kelanjutan pernikahan Phoebe dan Mike. Terus gimana si Joey, akhirnya settle down atau masih tetep playboy? Dan tentunya gue berharap ada satu part khusus yang ngulik tentang persahabatan Joey-Chandler. Apa jadi tuh Joey sekarang tinggal di garasi rumahnya Chandler seperti rencana masa depannya Chandler dulu pas mo beli rumah bareng Monica? "And of course, we'd have an apartment over the garage, where Joey could grow old....." 

Eniweh, masa kalah toh yooo sama AADC yang mo ada sequelnya bulan ini? Kemon lah Marta Kauffman dan David Crane, bikin one last episode, the whole world is begging you. Mumpung semua cast masih sehat, masih ada umur. Masa sih gak pengen meletakkan batu bata terakhir?

Mengutip kalimat Rachel di salah satu episode Season 2, "And that my friend, what they call..... closure."

Oh yes. We're here. Craving. For the closure.



video


video



video


video


video


video


video


video


Chanoey then...


Chanoey now...





Vincent & Desta

Kalo mereka berdua, bukanlah karakter fiktif, melainkan ...............................ghoib. Yang mana kalo udah amprokan... eleuh istilahnya yang keren apa ya? Bersinergi, iya kalo udah bersinergi n ngocol2 berdua, pasti bikin kita yang nonton kepingkel2 sampe kejungkel2. Bukan cuma ucul, tapi juga kerasa "kawin" banget lah kolaborasi mereka ini. Tiap nonton abang2 ini rasanya Hayati ingin ikutan nongkrong n ngocol2 bang, bareng abang... *kerjap2 manja* *

Club Eighties

Berawal dari jadi personel di band yang sama (Club Eighties) yang beraliran pop-disko delapanpuluhan. Saat band itu mulai ga jelas juntrungannya gimana, eh mereka malah terus melaju berdua, duet nge-host di acara MTV Bujang yang bernaung di Gembel TV...ups Global TV maksud mereka, eh maksud sayah!

Gegara kepeleset nyebut nama channel tempat mereka ngais nafkah itu lah akhirnya mereka dipecat dari Gemb...haduuh, Global TV maksudnya! Sempat sangat banyak yang menyayangkan dan kehilangan keseruan & kekocakan mereka berdua, dan akhirnya terobati juga rasa kangen itu setelah Net TV mempersembahkan 1 acara untuk mereka pandu: Tonight Show.

Moga2 langgeng acara "Tonight Show" n host nya jangan pernah diganti ya...


video


video



video



Spongebob & Patrick

Untuk era sekarang, ada mereka berdua. Meski gue juga (kepaksa) rajin ikutin kartun2nya di TV maupun versi film layar lebarnya karena anak2 gue yang fans fanatik sama mereka, tapi sebenernya gue pribadi sih gak tergila2 banget.

Spongebob & Patrick bagi gue "hanya" lah versi kartun dari Dumb & Dumber. Lucu banget sih iya, tapi karena gue udah punya sendiri di era gue, ya sudahlahay gak kagum2 banget lagi jadinya, karena ga ada efek kejutan or sesuatu yang baru....sekali lagi, bagi gue.

Kalo bagi Kaka & Kochi, ya lucu berat ini kartun! Kalo nonton, ketawanya si Kochi bisa lebay sampe nomprok nungging di lantai sambil sebelah tangan gebuk2 ubin. Ahelah. Padahal ketawa mah ketawa aja ya di tempat, pakek ribet nggelosor turun dulu dari sofa buat adegan ngakak sambil gebuk2 lantai ala kartun gitu. Berulang2 pulak sepanjang pelem. Kan ekeh yang nemenin nonton jadi capek juga liat ni anak bulak-balik naik turun cuma buat ketawa doangan.

Apalagi Kaka kalo udah nyeritain ulang lengkap saban kelar nonton, macam yang gue tadi gak ikutan nonton aje di sebelahnye -..-" dan sepanjang film diputer pun, akan selalu ada monolog ini dari mulut si Kaka "Abis ini ntar adegannya si Spongebob bakal gini2 nih momi.... TUH KAN BENER! Nah bentar lagi Mr.Crab bakal bla bla bla nih momi.... TUH KAN AKU BENER!!" gitu terus sampe abis dan dia mendapati gue udah bebusa di sebelahnya saking enough-nya.




video


video


video


video


video


video



Karakter bromance alias persahabatan antar cowok, dengan norak dan basinya pasti sering mendapat label FAG / gay / homo. Doh, nggak sedangkal itu keles. Yang punya pemikiran gitu, pastilah mereka yang dalam dirinya sendiri punya bibit2 LaGiBeTe, sehingga susah buat open minded bahwa ga semua kedekatan sesama jenis harus punya pemikiran semesum mereka.

Sebagaimana orang2 straight yang bisa dan mampu bersahabat dengan lawan jenis tanpa harus naksir2an or mesum2an, begitu pun cowok2 straight bisa banget sahabatan antar-mereka tanpa mesti akhirnya jadi cenderung ber-gai-gei-ria. So pleeease, without making any fusses about what their sex preferences are.................

........... just enjoy them . Ga usah ribed. Okeh maleh! b(^^,    )d 





Related Posts by Categories



Widget by Hoctro | Jack Book

0 komentar:

Posting Komentar